Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Amatir Yang Belajar Menaklukan Samudra

Samudra menyimpan sejuta potensi sumber daya alam yang tak ternilai. Begitu banyak manfaat yang dapat diperoleh dari bentangan samudra yang luas. Sejumlah  koleksi foto saya dan teman-teman sebagai pemain pemula dalam menaklukan samudra adalah sedikit bukti betapa kayanya perairan laut kita. Namun tentu saja semuanya tidak mudah untuk memperoleh semua itu, kondisi lautan yang sulit diprediksi, penentuan spot mancing, posisi perahu dengan presisi yang tepat untuk menembus ganasnya ombak, belum lagi masalah klasik yang sering mendera pemain "amatir" yaitu MABUK LAUT dan suka duka lainnya dapat menjadi kendala teknis ketika berada di lautan. hal ini tentu membutuhkan pemandu dengan pengalaman empiris yang tidak diragukan lagi. Selain itu, kondisi fisik yang prima dapat menjadi faktor penting bagi setiap pemula untuk belajar menaklukan samudra. 

Dari pengalaman belajar ini, maka hikmah yang bisa saya ambil adalah pemberian penghargaan yang besar mesti diberikan kepada para nelayan kita sebagai "pahlawan protein" begitu istilah yang disematkan kepada para nelayan. Walaupun profesi nelayan sudah menjadi pekerjaannya, yang perlu dihargai adalah semangat juang mereka untuk menaklukan samudra sungguh luar biasa. Kondisi panas, hujan, cuaca di laut yang tidak pasti, bahkan sampai mempertaruhkan hidup mereka, tidak menyurutkan sedikitpun semangat mereka untuk menangkap ikan dalam rangka memenuhi kebutuhan protein bagi masyarakat.

Satu cerita suka duka dari proses menaklukan samudra ini adalah ketika suatu waktu saya membawa satu rombongan untuk Mancing (yg jelas bukan rombongan yang ada di foto ini). Setelah tiba di satu spot mancing, salah satu personil kami mengalami "Mabuk laut", dengan alasan tersebut maka saya menyampaikan ke masinis untuk bergerak ke tempat yang agak teduh (tidak ada goyangan ombak dari laut lepas). Dalam perjalanan menuju tempat yang agak teduh/tenang, anggota rombongan yang mengalami "mabuk laut" tersebut berujar kurang lebih ssb: "jika membeli ikan tidak usah banyak menawar, karena saya sudah merasakan secara langsung beratnya menjadi nelayan" saya cuma bisa tersenyum saja.
 

Kita patut berterima kasih dengan pemerintah sekarang ini. Melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan, keberpihakan terhadap nelayan semakin nyata terlihat. Program-program yang di lauching oleh Menteri Kelautan Susi Pujiastuti seperti pelarangan kapal asing beroperasi di perairan Indonesia, pelarangan pengoperasian cantrang, bantuan armada kepada nelayan, asuransi nelayan, adalah sejumlah program yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan nelayan sekaligus sebagai bentuk penegakan kedaulatan negara atas perairan laut Indonesia.

cerita Jenisaja